Rabu, 17 Februari 2010

Cara Merawat Aquarium Laut Kita


Pada awal – awal saya merawat aquarium saya (tentunya tidak dengan pengetahuan yang baik ), pulang ke rumah adalah hal yang ingin sesegera mungkin saya lakukan. Penasaran apakah ikan saya masih sehat, Apakah karang yang saya beli dapat mekar dengan baik. Namun saya begitu sedih ketika mendapati ikan saya mati satu persatu, begitu juga dengan karang yang ada. Pasti hal ini juga yang pernah dialami oleh para pemula sehingga mereka menyerah. Apakah saya menyerah? Tidak, Saya ulangi lagi siklus tersebut, beli, taruh, mati lagi begitu berulang – ulangnya.

Usut punya usut, ternyata saya tidak melakukan perawatan aquarium dengan baik. Maka saya banyak bertanya kepada yang berpengalaman tentang cara merawat ikan. Baik ke penjual ( penjual yang baik dan benar – benar peduli dengan ikan tentunya, bukan penjual yang asal jual saja)dsb. Saya simpulkan sebagai berikut untuk pemula :

1. Benar – benar jaga kualitas air yang ada, jika kita memberi makan janganlah kita memberi makan sampai over feed ( makanan tersebut sampai jatuh di dasar aquarium kita ). Makan kita dapat membeli pellet di toko aquarium, Rebon buku, atau makanan yang kita racik sendiri. Kalo saya, saya beri makan 2 kali sehari. Jangan terlalu berlebihan dalam memberi makan.
2. Jika air menguap tambahkanlah air Aqua atau Air isi ulang. Jangan ditambahkan air laut lagi, karena jika air laut yang menguap di aquarium kita, kadar garamnya masih tertinggal di aquarium kita. Sehingga jika kita tambahkan air laut, keasinannya atau salinitynya bisa meningkat tajam.

Khusus untuk aquariumnya yang ada karangnya:

3. Terumbu membutuhkan sinar yang cukup, lebih baik anda atur agar aquariu anda terkena sinar matahari jika pagi, kalaupun tidak bisa juga tidak apa –apa, asal sinar lampou cukup.
4. Parameter air harus benar – benar dijaga ( khusus untuk terumbu), untuk itu kita harus mempunyai apa yang disebut dengan test kit. Untuk mengecek keasaman air (ph), alkanity, Po4 dsb. Harga memang agak mahal sekitar Rp 200.000 – an. Namun setelah kita melakukan test yang rutin selama beberapa bulan, kita sudah tidak perlu lagi. Mengapa? Karena kita sudah tahu kondisi aquarium kita selanjutanya. Ya, sesekali kita test juga tidak apa – apa. Alat pengukur salinity seperti hydrometer ( biasanya digabung dengan suhu), yang ini agak murah sekitar Rp 20.000. namun keakuratnnya tidak 100 %. Ingin yang lebih akurat, yang lebih mahal banyak…he..he..
5. Ingin yang tidak rumit pake test – test-an segala, maka sering – seringlah anda ganti air laut. Namun gantinya hanya 20% saja dari total aquarium anda. Bisa 2 minggu sekali, 1 bulan sekali tergantung ukuran aquarium. Ingat ini adalah hobby, tidak usah dibuat pusing. Lain lagi jika anda menjaga parameter air, bisa saja hanya ganti air laut 3 bulan sekali, atau 1 tahuin sekali.
6. Penambahan Zat additive yang diperlukan. Terumbu seperti halnya ikan juga membutuhkan makanan. Beli saja makan terumbu yang ada yang dijual di luar di banyak penjual.

Sekali lagi jika anda masih pemula maka lebih baik pelihara saja aquarium FOWLR ( Fish Only With Live Rock). Yaitu aquarium dengan pasir laut, batu laut hidup dan ikan – ikan saja, tanpa karang. Hal itu sudah cukup dan dapat mempercantik rumah anda, sambil belajar dan tanya -tanya lagi pada yang lebih berpengalaman.

Selasa, 09 Februari 2010

Ukuran Parameter Aquarium Laut Ideal

Agar keseimbangan ekosistem di aquarium laut kita terjaga dibutuhkan ukuran yang baku dalam pengetesan parameter air. setelah saya berbincang-bincang dengan banyak orang saya simpulkan ukuran parameter ideal air laut adalah sebagai berikut:

Calcium : 400 – 480
Magnesium : 1300
PH ideal : 8.0 – 8.4
Alkali : 9 – 12
Po4 : 0.05
Nitrate Maksimum : 5 Mg
Keasinan : 1.020-1024
Temperatur : 25 – 28 derajat celcius.

Film "FINDING NEMO"

Sumber : www.21cineplex.com
Finding Nemo adalah film animasi produksi Pixar Animation Studios dan Walt Disney Pictures. Para pencipta Toy Story, A Bug's Life, and Monsters, Inc. selalu memberikan yang terbaik untuk karya – karyanya selama ini.

Nah kali ini, kalau pun Anda tak hidup di dasar laut, film ini memberikan alternatif yang memukau dengan kehidupan bawah laut yang ternyata sarat dengan keanekaragaman makhluk hidupnya.

Fokusnya pada cerita tokoh, Marlin dan Nemo, Ayah dan anak dari ras ikan Badut karena berwarna oranye bergaris putih.

Takdir membuat mereka berpisah, tatkala Nemo terbawa oleh penyelam yang sedang mencari ikan hias untuk Akuariumnya di klinik Sydney Harbor. Marlin yang merasa kehilangan dan bersalah dengan semangat kuat mencari anaknya meskipun tantangannya berat. Ditemani oleh si ikan pelupa, Dory, mereka memulai petualangan yang belum pernah dialami sebelumnya termasuk ikan – ikan lainnya. Menempuh puluhan mil untuk menjemput anaknya.

Pengisi suara dalam animasi ini Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Willem Dafoe, Geoffrey Rush, Allison Janney, Barry Humphries, Brad Garrett, Austin Pendleton, and Stephen Root, as well as Vicki Lewis, Joe Ranft, John Ratzenberger, Alexander Gould, Eric Bana, Bruce Spence, dan Bob Peterson.

Uniknya, Sutradara sekaligus penulis scenario nya Stanton mengisi vokal untuk Crush, Penyu Pengembara yang menolong Marlin dan Dory. Penjiwaannya juga patut diperhitungkan, bisa Anda simak nanti.



FINDING NEMO
Marlin (ikan badut) sangat melindungi putra tunggalnya setelah Marlin trouma akan penyerangan predator laut terhadap keluarganya. Putra kesayangannya adalah Nemo. Tahun terus berjalan dan Nemo tumbuh menjadi ikan kecil yang pandai dan selalu ingin mengetahui segala sesuatunya.

Hari pertama Nemo masuk sekolah adalah hari petualangan serunya. Dalam perjalanan ke sekolah Nemo tertangkap seorang penyelam yang mencari ikan emas.

Kemudian penyelam itu membawa memo untuk diletakan di kolam ikan di kantor dokter gigi. Marlin yang menyadari putra kesayangannya hilang meminta bantuan temannya Dory untuk mencari Nemo, walaupun harus melewati kedalaman laut yang dihuni pemangsa kelaparan. Cerita ini menggunakan animasi yang sangat bagus dan tidak membosankan karena pesan-pesan yang disampaikan dengan adegan yang sangat kocak.

Sutradara: Andrew Stanton
Penulis: Andrew Stanton, Bob Peterson, David Reynolds
Produser: Graham Walters
Pemain :Alexander Gould, Erica Beck, Albert Brooks, Ellen DeGeneres, Geoffrey Rush
Distributor: Buena Vista Pictures
Finding Nemo 's Website [ Cool Flash ]
Sumber : www.onklik.com/oncinema/index.php3?sinopsisok=3&id_s=627

Kuda Laut (Hippocampus)

Kuda laut merupakan salah satu jenis hewan yang sangat sulit dipelihara dalam aquarium. Hewan ini termasuk jenis ikan dan bernafas dengan insang. Biasanya hidup di sekitar ganggang dan tumbuhan laut lainnya. Ukuran hewan ini sangatlah bervariasi antara 3 – 28 cm. Hewan ini tidaklah seagresif ikan, sehingga ia selalu kalah bersaing dalam memperebutkan makanan di aquarium kita. Selain itu yang menyebabkan rawannya kuda laut untuk dipelihara adalah perubahan kondisi aquarium kita yang sangat tipis dapat menyebabkan kuda laut mati.
Cara berenang kuda laut juga dipengaruhi system yang sangat khusus. Kuda laut bergerak naik turun didalam air dengan cara mengubah isi udara dalam kantung renangnya. Jika kantung renang ini rusak dan kehilangan sedikit udara, kuda laut akan tenggelam kedasar dan akhirnya mati .

Senin, 08 Februari 2010

Ikan Blue Hippo Tang (Letter Six)


Ingat dengan si dorry di film finding nemo,ikan ini sangat lucu sekali.Warna birunya yang menawan membuat siapapun pasti jatuh hati kepadanya. Namun awas,ikan ini mudah terkena white spot. Anda beri makan sebanyak apapun dia pasti akn melahapnya dengan rakus,termasuk jenis ikan rakus juga sih?
Di kalangan pedagang disebut dengan nama letter six. Ikan ini tergolong dalam keluarga Surgeonfish, yg memiliki pisau kecil daripada zat kapur yg disembunyikan di depan sirip ekornya.

Minggu, 07 Februari 2010

Ikan Perculla Clownfish (Nemo)



Ikan ini sempat menjadi primadona di kalangan penghobies,sampai saat inipun juga. Dikenal dengan nama "Nemo"(Tokoh utama dalam film Finding Nemo). Ikan jenis ini adalah ikan yang mudah dipelihara di aquarium kita. Ikan jenis ini sangat suka dengan yang namanya anemon. Mereka menjadikan anemon sebagai tempat berlindung ataupun tempat bersembunyi dari serbuan ikan ikan lain.

Anemon dan jenisnya

Kembali lagi ke-film finding nemo. Dalam film ini nemo kecil dilahirkan di suatu anemone. Ya, itulah yang dimaksud dengan anemone. Banyak yang menganggap bahwa anemone adalah jenis koral, namun ternyata anemone lebih dekat ke jenis invertebrate.
Ada berbagai macam jenis anemone yang ada, Mungkin jumlahnya lebih dari ratusan namun hanya da beberapa jenis anemone saja yang disuka oleh ikan jenis clownfish. Beberapa diantaranya adalah:
1. Anemone Clown: Jenis anemone ini sering disebut pedagang dengan sebutan anemone nemo atau anemone badut. Karena memang anemone ini menjadi tempat ikan Perculla Clownfish “Nemo” tinggal. Anemone jenis ini sangat suka berpindah-pindah tempat, bahkan jika sudah menempel di kaca aquarium sangat sulit untuk dilepaskan, kecuali dia berpindah sendiri. Anemon ini biasanya berwarna merah.
2. Anemone Karpet: Jenis anemone ini memiliki ciri khusus pada tubuhnya, yaitu jika kita sentuh akan terasa lengket. Biasanya berwarna coklat keabua-abuan. Ikan jenis nemo dan negro sangat suka tinggal di anemone ini.
3. Anemone Jagung:Anemone jenis ini biasa ditinggali oleh ikan balong (Maroon Clown fish). Dinamakna anemone jagung karena jika mengembang bentuknya seperti jagung.
4. Anemone pantat merah: Jenis anemone ini juga disukai oleh berbagai jenis clownfish, Pantat anemone ini berwrna merah dan akan menempel sangat kuat pada karang.
5. Anemone Pasir: Jenis anemone ini terdapat berbagai macam warna,yaitu antara lain kuning dan putih. Ikan-ikan jenis clownfish juga sangat menyukainya.
Diatas hanyalah sebagian dari beberapa jenis anemone yang ada. Namun yang perlu diketahui oleh para penghobies bahwa anemone sangatlah suka berpindah-pindah tempat sehingga space aquarium kita haruslah longgar.

Rabu, 27 Januari 2010

Terumbu Karang dan Ancaman Kepunahannya

Umur Habitat Terumbu Karang dan Ancaman Kepunahannya.

Taukah anda jika terumbu karang yang sering kita jadikan hiasan di aquarium kita memegang peranan penting dalam ekosistem alam laut? Taukah anda bahwa dibutuhkan waktu berpuluh – puluh tahun untuk menumbuhkan karang hanya beberapa cm aja. Hal itulah yang pernah menjadi pergolakan batin saya ketika memulai untuk memelihara aquarium laut. Merasa kasihan akan ikan yang ditangkap dari lautan begitu juga dengan terumbu karang yang ada?

Pernah ada seorang teman bercerita bahwa untuk menangkap ikan laut hias yang ada di lautan para nelayan ternyata menggunakan potassium yang tentunya hal ini sangat dilarang sekali karena dapat merusak ekosistem yang ada di lautan. Belum lagi eksploitasi besar – besaran alam bawah laut oleh manusia. Semuanya ini karena faktor manusia. Namun ada seorang teman yang menyitir bahwa ancaman terbesar terumbu karang adalah bukan karena faktor manusia, melainkan karena faktor pemanasan global? Hmm…Ya, sebab semakin panas suatu laut maka akan semakin sulit terumbu karang untuk hidup. Namun jika detelisik kebelakang, ujung – ujungnya manusia juga yang menyebabkan pemanasan global. Bahkan jika hal ini tidak dapat dihentikan, tidak mustahil berapa puluh tahun kedepan karang yang ada di aquarium kita akan menjadi barang yang langka.

Untungnya diantara sekumpulan manusia serakah tersebut, termasuk kita ( Menurut anggapan orang lain…he..he..) masih ada orang yang mau membudidayakan ikan hias laut maupun karang. Anda pernah mendengar Kadek Ari dari Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut ( BBPBL) yang mengembangkan ikan badut atau lebih akrab dengan nama nemo ( tokoh kartun dalam film “ Finding Nemo” ) berbarengan dengan pengembang biakkan tersebut beliau juga melakukan pengembangbiakkan kuda laut jenis langka atau pembudidayaan yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Dr Istiyanto Samidjan MS yang membudidayakan anemone laut secara buatan di pulau menjangan, karimun jawa, Jawa tengah.

Bagaimana dengan kita, minimal kita harus menghargai apa yang kita beli, hargailah ikan dan karang yang kita beli dengan merawatnya dengan baik, jika kita masih pemula maka janganlah dulu kita membeli karang dalam aquarium kita, Karena niscaya akan benar – benar jadi ajang pembantaian masal. Isi saja aquarium kita dengan ikan hias laut dan batu laut saja, sambil belajar tentang parameter air. Warna dari ikan sendiri sudah sangat bagus sebagai penghias aquarium rumah. Syukur jika kita bisa mengembangbiakkan ikan hias laut sendiri di masa mendatang dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang ada di masa mendatang. Yang pantas di cap serakah adalah konglomerat yang melakukan eksplorasi besar – besaran di alam laut dan darat yang menyebabkan pemanasan global, melakukan pengeboran minyak lepas pantai yang tidak mengindahkan lingkungan, asap industri dsb. Ingin tidak dicap serakah ? Hargailah ikan laut yang anda beli. Salam

Selasa, 26 Januari 2010

Hal-Hal yang Dipersiapkan Dalam Memelihara Aquarium Laut


Anda tahu film Finding Nemo? Ya, siapa yang tidak tahu dengan film tersebut, dengan ikan yang lucu – lucu yang ada di film tersebut tentunya sangat menggemaskan jika kita dapat memelihara ikan jenis tersebut. Namun dengan keinginan kita yang begitu besar tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan dalam memelihara ikan – ikan tersebut, termasuk saya sendiri. Didasari atas hal tersebut saya ingin menulis pengalaman saya apa saja yang saya lakukan dalam memelihara aquarium laut, tulisan ini hanyalah pengalaman saya saja yang ingin saya sharing kepada orang yang ingin memulai memelihara aquarium laut, tidak bermaksud untuk menggurui atau apapun.



Untuk memelihara aquarium laut, hal - hal dasar yang perlu diperhatikan sebagai berikut :


1. Ukuran dan bahan Tank.

Dalam memelihara aquarium laut, ukuran dan bahan dari tank sangatlah penting. Untuk membuat aquarium laut mutlak tank ukuran panjang minimum 100 cm sangatlah mutlak., hal ini agar system yang ada dapat berjalan dengan baik. Baik sirkulasi maupun cycling kehidupan laut yang akan kita pindahkan ke rumah kita dalam aquarium laut. Lebar maupun tinggi aquarium kita dapat kita sesuaikan sendiri. Bias menggunakan P x L x T = 100 x 40 x 50 atau berapapun sesuai selera masing – masing.
Bahan dari aquarium laut pun bermacam – macam. Kebanyakan para pencinta aquarium laut menggunakan bahan acrylic, hal ini dimaksudkan agar lebih bening dan jelas. Kalaupun dana mepet kita dapat gunakan bahan dari kaca.

Biaya yang digunakan untuk bagian ini sangatlah relatif.


2. Sump atau kotak filter bawah.
Dalam memelihara aquarium laut sebaiknya kita menggunakan kotak filter bawah. Hal ini dimaksudkan agar proses sirkulasi air menjadi lebih panjang daripada kita pakai aquarium dengan sump disamping ataupun dibelakang. Apalagi jika kita hanya memakai kotrak filter yang diatas. Bisa – bisa aquarium kita jadi lahan pembantaian ikan nantinya. Sump dalam hal ini kita bisa menggunakan aquarium yang disekat menjadi 3 atau 4 bagian tergantung panjang sump tersebut. Lebih besar lebih baik, minimal setengah lebih dari ukuran aquarium utama.
Isi dari sump tersebut tergantung selera, pada sekat pertama kita bisa gunakan busa atau kapas untuk menyaring kotoran. Untuk sekat kedua kita bias gunakan Bio ball atau karang jahe. Sesuai selera kita masing – masing. Kalaupun kita dalam memelihara ikan laut menggunakan reefs atau terumbu maka kita harus menggunakan alat yang bernama Skimmer ( nanti akan dijelasan lebih lanjut pada keterangan di bawah ) pada sekat kedua ini. Pada sekat yang ketiga kita kosongi, itu sebagai tempat untuk PH (Power Head) / pompa kita untuk mengalirkan air kembali ke aquarium utama.

Biaya untuk bagian ini juga relatif.


3. Peralatan aquarium laut.
a. PH atau pompa : kita dapat menggunakan PH yang dijual banyak di berbagai macam toko aquarium, baik merek Jebo, Atman, Resun dsb.
b. Lampu : Lampu penerangan sangatlah mutlak diperlukan dalam aquarium laut. Baik yang FOWLR ( fish Only With Live Rock ) maupun aquarium yang menggunakan Reef. Ukuran pun dapat bermacam – macam. Ada lampu jenis T 5, T8 ataupun MH ( Metal Halide). Kita kombinasikan lampu daylight dengan lampu Actinic warna biru agar aquarium kita keliatan lebih indah. Khusus untuk lampu MH harap dipertimbangkan matang – matang. Karena watt lampu tsb sangatlah besar yang akan berakibat pada biaya bulanan listrik kita. Kita dapat pergunakan berbagai macam jenis merek yang ada di pasaran, baik Philips, osram dsb
(catatan : hendaknya aquarium diusahakan terkena matahari pagi, kita dapat atur letak aquarium kita agar dapat terkena matahari pagi, kalaupun tidak bisa juga tidak apa – apa)
c. Skimmer : alat inilah yang sangat penting dalam memelihara aquarium laut, khususnya jika kita ingin memelihara reef dalam aquarium juga, fungsi alat ini tidak lain adalah untuk mengangkat kotoran halus yang tidak dapat disaring oleh filter kita, juga untuk mengurangi kadar ammonia dalam aquarium kita, dan masih banyak lagi manfaat dari kegunaan skimmer pada aquarium laut kita. Umumnya merek yang dipakai adalah merek Jebo 180, harga relative antara Rp 200.000 – Rp 250.000. namun lagi – lagi jika dana terbatas kita dapat gunakan skimmer yang dijual agak murah di pasaran. Skimmer di sini ada 2 macam, yaitu yang menggunakan pompa dan yang menggunakan aerator, pilihan dikembalikan kepada masing – masing yang bersangkutan.


4. Isi aquarium kita
Setelah kita mempersiapkan segalanya, tibalah waktu bagi kita untuk mengisi aquarium laut kita, pertama – tama gunakanlah pasir laut sebagai dasar aquarium kita, kit dapat membeli di pedagang ikan laut yang ada, atau lebih baik jika kita mengambil langsung dari lautan. Dengan kita mengambil langsung maka banyak mikroorganisme yang menguntungkan yang ikut terangkut yang tentunya akan menguntungkan bagi aquarium laut kita sehingga ekosistem dapat terbentuk dengan cepat.
Yang kedua kita dapat menggunakan Live Rock atau batu yang diambil dari lautan. Kita juga dapat membeli di toko penjual ikan laut terdekat, batu yang dibeli hendaklah batu yang masih hidup, ini ditandai dengan coralline algae yang menempel di batu tersebut, biasanya berwarna ungu. Harganya biasanya berkisar Rp 10.000 – Rp 20.000.
Yang ketiga adalah berbagai jenis ikan laut yang ada, seperti nemo, letter six, botana dsb. Kita harus memahami berbagai jenis ikan tersebut. Pilih yang keadaanya masih sehat, hal ini dapat dilihat dari cara ikan tersebut berenang. Karena umumnya para nelayan yang menagkap ikan tersebut dari laut umumnya menggunakan potass sehingga bisa saja ikan tersebut akan mati setelah dipindah ke aquarium kita.
Yang terakhir dan paling lumayan susah adalah reef atau karang dan berbagai macam invertebrata, isi aja dengan jenis LPS, yaitu koral yang tumbuh dekat permukaan laut seperti berbagai jenis jamur – jamuran, karang otak, karang nanas, karang kolang kaling, seroja dsb. Serta berbagai jenis invertebrate seperti anemone karpet, anemone clownfish tempat ikan perculla clownfish ( nemo ) mangkal, dsb. Karena umumnya jenis karang tersebut tidak rumit perawatanya. Kita tidak bisa mencampur karang - karang tersebut dengan berbagai jenis ikan. Jika di aquarium menggunakan karang atau Reef maka hindarilah jenis ikan angel maupun Cepe, Karena bisa dimakan habis semua karang itu oleh ikan tersebut.
Namun yang perlu diingat jika kita juga memasukan berbagai macam karang dalam aquarium kita, maka kita harus memerlukan tenaga ekstra dalam perawatannya. Banyak hal – hal yang perlu diperhatikan dalam memelihara karang seperti suhu yang harus berkisar antara 25 – 28 derajat celcius, maka kita harus menggunakan Chiller yang banyak dijual di pasaran. Namun tentunya harga juga yang berbicara, karena biasanya harga chiller di pasaran berkisar diatas Rp 3 Juta-an. Jika ingin praktis kita gunakan aja kipas angin sebagai media pendingin, hal itu sudah cukup membantu dalam aquarium kita, selain itu masih banyal lagi peralatan yang diperlukan seperti alat ukur air laut seperti test kit, pengukur keasaman seperti hydrometer dan masih banyak lagi alat yang diperlukan. juga yang perlu diperhatikan adalah berbagai elemen zat yang diperlukan. Oleh karena itu untuk pemula cukup saja kita memelihara ikan laut saja dengan Live Rock dan pasir laut, sambil belajar kepada para expert yang telah berpengalaman.


(Catatan : Sebelum kita memasukan berbagai ikan dan karang ada baiknya kita cycling dulu aquarium kita selama beberapa minggu, minimal 2 minggu Yaitu kita hanya masukkan pasir laut, air laut dan Live rock saja terus pompa kita jalankan. Hal ini agar ekosistem dapat terbentuk di aquarium kita dan juga dapat mengurangi kadar ammonia dan nitrate di aquarium kita. Setelah itu baru kita masukan ikan kita dan menyusul karang)

Selamat Datang di Blog Memelihara Aquarium Laut

Selamat datang di blog Memelihara Aquarium Laut. di blog ini saya akan berbagi pengalaman saya tentang memelihara aquarium laut.Banyak sekali orang yang tertarik untuk memelihara Aquarium laut, Namun dengan keinginan kita yang begitu besar tidak sedikit pula yang mengalami kegagalan dalam memelihara ikan – ikan tersebut, termasuk saya sendiri. Didasari atas hal tersebut saya ingin menulis pengalaman saya apa saja yang saya lakukan dalam memelihara aquarium laut, tulisan ini hanyalah pengalaman saya saja yang ingin saya sharing kepada orang yang ingin memulai memelihara aquarium laut atau pemula, tidak bermaksud untuk menggurui atau apapun.Terima kasih